Manusia tercipta mempunyai rasa tamak, rakus, rasa tak pernah puas, dan rasa tak pernah cukup. Jika makan tak pernh kenyang dg sekali makan. Karena pasti akan merasa lapar kembali, jika belum punya istri kita ingin punya, ketika sudah punya pasti ingin punya yg lain lagi , ketika sudah nikah ingin nikah lagi.
Jika belum punya jabatan pasti ingin punya jabatan walaupun itu jabatan rendah ketika sudah punya jabatan pasti ingin jabatan yg lebih tinggi. Jka punya uang sejuta pasti akan merasa kurang krn belum punya sepuluh juta, Jika sudah punya sepuluh juta pasti akan merasa kurang krn belum punya seratus juta, jika sudah punya seratus juta pasti akab mash merasa kurang krn belum punya semilayar, tidak akan pernah merasa puas.
Mungkin kita pernah bertanya kenap Allah membuat sifat ini pada manusia padahal di dunia ini jika kita mengikutinya tidak akan pernah ketemu ujungnya, dan akan selalu merasa kekurangan.
Jawabannya bahwa Memang Allah tidak membuat itu semua untuk meraih tujuan dunia tp melainkan untuk tujuan akherat.
Pernahkah kita berfikir, ketika di dalam rahim Allah memberikan mata, telinga, kaki tangan dll. Padahal itu semua tidak butuhkan wktu di alam rahim atau belum saatnya kita memerlukan semua itu akan tetapi Allah tetap menganugrahkannya kepada kita. Anda tau kenapa? Karena Allah maha tahu bhwa walaupun kita tidak membutuhkannya waktu itu tp kita akan membutuhkannya untuk di kemudian hari.
Di akherat nanti ada sungai jika kita meminumnya tidak akan merasa haus selamanya. Ada bidadari ada syurga yg apabila jika di bandingkan dg seseorang yg waktu didunia dia memiliki semua yg ada didunia maka dia akan berkata bhwa itu semua tidak ada apa-apanya di bandingkan dg syurganya Allah SWT.
Kita mesti selalu bersyukur dg apa yg ada sekrang pada diri kita krn belum tentu orang lain keadaannya lebih baik dr kita, dan kita mesti selalu sabar dan selalu mendekat diri kepada Allah SWT dg terus memperbanyak ibadah kepadNya karena tujuan kita bukan dunia ini tapi lebih jauh dr itu, tujuan kita adalah akherat, alam keabadian. tinggal kita yg milih mau abdi di syurga atau abadi di akherat.
Mungkin kita pernah bertanya kenap Allah membuat sifat ini pada manusia padahal di dunia ini jika kita mengikutinya tidak akan pernah ketemu ujungnya, dan akan selalu merasa kekurangan.
Jawabannya bahwa Memang Allah tidak membuat itu semua untuk meraih tujuan dunia tp melainkan untuk tujuan akherat.
Pernahkah kita berfikir, ketika di dalam rahim Allah memberikan mata, telinga, kaki tangan dll. Padahal itu semua tidak butuhkan wktu di alam rahim atau belum saatnya kita memerlukan semua itu akan tetapi Allah tetap menganugrahkannya kepada kita. Anda tau kenapa? Karena Allah maha tahu bhwa walaupun kita tidak membutuhkannya waktu itu tp kita akan membutuhkannya untuk di kemudian hari.
Di akherat nanti ada sungai jika kita meminumnya tidak akan merasa haus selamanya. Ada bidadari ada syurga yg apabila jika di bandingkan dg seseorang yg waktu didunia dia memiliki semua yg ada didunia maka dia akan berkata bhwa itu semua tidak ada apa-apanya di bandingkan dg syurganya Allah SWT.
Kita mesti selalu bersyukur dg apa yg ada sekrang pada diri kita krn belum tentu orang lain keadaannya lebih baik dr kita, dan kita mesti selalu sabar dan selalu mendekat diri kepada Allah SWT dg terus memperbanyak ibadah kepadNya karena tujuan kita bukan dunia ini tapi lebih jauh dr itu, tujuan kita adalah akherat, alam keabadian. tinggal kita yg milih mau abdi di syurga atau abadi di akherat.
قال تعالى : ياأيهالذين أمنوا اصبروا وصابروا ورابطوا واتقوا الله لعلكم تفلحون
Sumber :
https://www.facebook.com/notes/nasrul-hamdi/muhasabah-before-ramadhan/10201676456427053
0 komentar:
Posting Komentar
Para Pengunjung TBM Maktabah Jawilan Yang Terhormat Silahkan Tinggalkan Komentar Disini !
Bagi Yang Menggunakan Profile "Anonymous" Mohon Tuliskan Nama dan Email Sobat !!!!
Thx AA H. Rony